RSS

Bawang Merah

04 Feb
Bawang memang kerap dijauhi sebagian orang karena dianggap memicu bau tak sedap. Tapi orang-orang “tua” justru menganggap bawang merah mampu mengobati banyak penyakit. Jika anak kecil demam misalnya, orang di desa lebih mempercayakan terapi pengobatan dengan kompres gerusan bawang merah.
Bisa jadi memang langkah itu tepat, sebab secara klinis bawang merah mengandung sejumlah senyawa yang mampu mengobati beberapa penyakit. Bernama Latin Allium cepa var. aggregatum, bawang merah merupakan sejenis tanaman semusim, memiliki umbi yang berlapis , berakar serabut, dengan daun berbentuk silinder berongga.
Umbi bawang merah terbentuk daripada pangkal daun yang bersatu dan membentuk batang yang berubah bentuk dan fungsinya, membesar dan akhirnya membentuk umbi berlapis.
Bawang merah mengandungi Vitamin C, Potassium, serat dan Asid Folic. Ia juga mengandungi kalsium, zat besi dan tinggi di dalam protein. Ada dua komponen lain yang tidak kalah penting, sulfur dan flavonoid. Flavonoid dipercayai mengurangkan risiko kanker, penyakit jantung dan kencing. Ini disebabkan flavonoid memang memiliki unsur antikanker, antibakteri, antiviral, antialergi.
Dari penyelidikan terkini, bawang merah juga cukup efektif memerangi sel kanker hati. Umbi yang nyaris tak pernah absen sebagai bumbu masakan ini mengandung phenolic lebih banyak dibandingkan bawang putih.
Maka itu, bawang merah dapat membantu proses detiksifikasi. Bawang mampu mengeluarkan antikoagulan yang membantu pencairan darah. Ia juga membantu fungsi otak sehingga mengurangkan risiko penyakit Alzheimer’s. Memakan bawang merah setiap hari dapat membantu tumbuhan jaringan tulang dan mengurangkan risiko osteoporosis hingga 20 persen.
Tanaman bawang merah diduga berasal dari Asia, terutama Palestina, India, Utara Pakistan dan daerah pengunungan Iran dan juga berkembang ke Mesir dan Turki.
Dari berbagai penelusuran dalam literatur, menunjukan bahwa zaman I dan II Dynasti (3200 – 2700 sebelum masehi) bangsa Mesir sering melukiskan bawang merah pada patung dan tugu-tugu mereka. Di Israel, tanaman bawang merah dikenal pada tahun 1500 SM.
Hingga sekarang, hampir di seluruh negara di dunia ini mengenal bawang merah. Negara-negara yang menjadi produsennya antara lain; Jepang, USA, Rumania, Italia, Iran, Meksiko, Vietnam, China, dan Filipina.

sumber : mbah google

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 4, 2012 in Manfaat & Khasiat

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: