RSS

SAGA POHON (Adenanthera Pavonina)

21 Nov
biji saga pohon

biji saga pohon

Saga pohon (Adenanthera pavonina) berbeda dengan Saga rambat (Abrusprecatorius) yang mengandung racun. Saga pohon memiliki biji yang lebih besar berwarna merah terang, dengan batang pohon yang tinggi, dan daun yang lebih kecil. Saga pohon mampu memproduksi biji kaya protein serta memiliki ongkos produksi yang murah. Hal tersebut karena penanaman saga pohon tidak memerlukan lahan khusus karena bisa tumbuh di lahan kritis, tidak perlu dipupuk atau perawatan intensif. Selain itu, hama dan gulmanya minim sehingga tidak memerlukan pestisida, jadi bersifat ramah lingkungan karena dapat ditanam bersama tumbuhan lainnya. Kandungan protein yang terdapat pada biji saga pohon tersebut juga lebih besar bila dibandingkan dengan kedelai dan beberapa tanaman komersil lainnya.

Tanaman Saga pohon dikenal dengan bermacam-macam nama antara lain bead tree, circassian bean, circassian seed, coral wood, crab’s eyes, false sandalwood, jumbie bead, redbead tree, red sandalwood, redwood (Inggris) : anikundumani, lopa, manjadi, raktakambal, Saga (India) ; Saga, Saga daun tumpul, Saga tumpil (Malaysia); kitoke laut, Saga telik, segawe sabrang (Indonesia) dan masih banyak nama daerah lainnya

Saga pohon (Adenanthera pavonina) adalah pohon yang buahnya menyerupai petai (tipe polong) dengan bijinya kecil berwarna merah. Tumbuhan ini berasal dari Asia Selatan namun sekarang telah tersebar pantropis. Saga pohon umum dipakai sebagai pohon peneduh di jalan jalan besar. Tumbuhan ini juga mudah ditemui di pantai. Daunnya menyirip ganda, seperti kebanyakan anggota suku polong-polongan lainnya. Dahulu biji saga dipakai sebagai penimbang emas karena beratnya yang selalu konstan. Daunnya dapat dimakan dan mengandung alkaloid yang berkhasiat bagi penyembuhan reumatik. Bijinya mengandung asam lemak sehingga dapat menjadi sumber energi alternatif (biodiesel). Kayunya keras sehingga banyak dipakai sebagai bahan bangunan serta mebel.

Saga pohon seharusnya dapat menggantikan penggunaan kedeai sebagai bahan baku utama pembuatan tempe, karena kadar protein biji saga pohon lebih besar dibandingkan kedelai. Namun demikian, penggunaan biji saga pohon sebagai tempe yang difermentasioleh Rhizopu oryzae belum pernah dilakukan. Oleh karena itu penelitian peningkatan nilai guna biji saga pohon sebagai bahan baku alternatif dalam pembuatan tempe perlu dilakukan uuntuk memperoleh data atau informasi yang jelas terhadap pemanfaatan biji saga pohon tersebut nantinya.

juragan jamu jual biji saga

info hubungi 0878 3877 8700

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 21, 2013 in Manfaat & Khasiat

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: