RSS

Pengolahan Teripang (gamat)

16 Okt

Pengolahan teripang selalu menjadi pertanyaan bagi masyarakat umum. Bagaimana cara mengolah teripang yang amis dan berlendir menjadi ekstrak teripang yang gurih dan tidak berbau.

gamat emas

Sejak Tahun 1995, TERIPANG atau GAMAT telah mulai diolah menjadi suplemen, atau makanan kesehatan yang berkhasiat luar biasa. Bagaimana proses pengolahan teripang atau gamat ini hingga menjadi suplemen. Berikut secara garis besar proses pengolahannya.

 

Pertama, dilakukan seleksi atas teripangteripang hasil tangkapan para nelayan. Penyortiran didasarkan pada warna dan bau. Teripang yang yang diolah hanya yang berwarna cokelat cerah / emas, serta tidak berbau amis.

Kedua, pembersihan dan pembuangan kotoran. Pembuangan kotoran dilakukan dengan cara membelah tubuh teripang ini tidak sampai terputus. Setelah terbelah, bagian selain daging termasuk kotoran dibuang. Sehingga yang tersisa hanya daging dari teripang.

Ketiga, daging teripang yang sudah bersih tersebut di rebus hingga kurang lebih 3 jam. Daging teripang yang sudah direbus 3 jam akan hancur dan air rebusannya berwarna kecoklatan. Biasanya pada air rebusan juga akan ada sisa kotoran yang terlihat di permukaan. Kotoran tersebut disendok untuk memisahkannya dengan air rebusan tripang.

Keempat, diamkan beberapa saat hingga air rebusan menjadi dingin. Air rebusan yang sudah dingin dipindahkan ketempat yang berbahan stainlees steel yang tertutup rapat. Penyimpanan di wadah ini dilakukan selama 1 bulan, hingga terlihat airnya menjadi jernih.

Kelima, proses penyaringan. Air teripang yang sudah diendapkan selama 1 bulan lalu ditempatkan didalam bak penampungan yang besar. Dari bak penampungan ini air teripang ini lalu dialirkan ke dalam tabung penyaringan. Paling tidak ada 3 tabung dengan diameter masing-masing tabung 35cm dengan tinggi 2m. Antar tabung dihubungkan dengan pipa. Pada tabung pertama penyaringan yang dilakukan untuk menghilangkan kotoran-kotoran besar yang mungkin saja masih ada pada air teripang. Pada proses ini juga dilakukan penyaringan atas Saponin (penghambat laju darah). Hasil penyaringan ini terlihat air menjadi kecoklatan dan tidak berbusa di permukaannya. Air penyaringan pada tabung pertama ini dialirkan ke tabung penyaringan kedua. Proses pada penyaringan kedua ini dimaksudkan untuk menyaring garam atau sodium klorida. Selain itu juga untuk menghilangkan aroma yang tidak sedap. Hasil dari penyaringan pada tabung kedua ini air teripang yang sebelumnya berwarna kecoklatan akan berubah warna menjadi kekuning-kuningan. Kemudian hasil pada tabung filter kedua ini akan dialirkan ke tabung filter tiga. Pada tabung tiga ini dilakukan proses pertukan ion. Proses ini dimaksudkan untuk membentuk protein yang membentuk antibodi dalam sistem kekebalan tubuh. Hasil proses penyaringan pada tabung tiga ini akan tebentuk larutan tripang yang berwarna putih berkabut.

Keenam, proses sterilisasi. Proses sterilisasi larutan teripang ini dilakukan dengan cara disinari sinar ultraviolet. Proses ini berguna agar larutan teripang menjadi higienis serta dimaksudkan untuk memisahkan protein yang bermolekul besar dengan yang bermolekul kecil. Perlu diketahui, proses ini tidak mengubah senyawa aktif yang terkandung pada larutan tripang tersebut.

Ketujuh, proses akhir berupa pendinginan. Mulai dari proses keempat hingga proses terakhir tidak berlangsung lama, kurang lebih 40 menit.

Demikian tahapan pengolahan teripang hingga menjadi ekstrak teripang

 

juragan jamu – suplier bahan baku jamu dan herbal

menyediakan/ jual teripang gamat emas bubuk dan tanaman obat lainnya

info hub. 0878 3877 8700

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 16, 2014 in Manfaat & Khasiat

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: